TANGERANG, (JN) – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melantik dan mengambil sumpah/janji 362 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Selasa (27/10/2026). Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), terutama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan dedikasi.
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pelantikan bukan hanya menyangkut pergantian atau penempatan pejabat, tetapi juga merupakan bentuk kepercayaan yang harus dibuktikan melalui pelaksanaan tugas secara optimal.
Bupati juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif, inovatif, dan berorientasi pada hasil. Para pejabat diminta menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam program kerja yang efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Selain itu, Maesyal mendorong seluruh pejabat untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, bangun koordinasi yang baik, dan pastikan setiap program yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kinerja aparatur semakin optimal, tata kelola pemerintahan semakin kuat, serta kualitas pelayanan publik terus meningkat sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
