Terlambat 6 Jam, Mad Romli Paparkan Visi Misi di PKB Hanya Boleh Dihadiri Orang Tertentu. 

  • Bagikan
Oplus_0

TANGERANG, (JN) – Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang Mad Romli terlambat sekitar 6 jam saat menghadiri pemaparan visi dan misi bakal calon kepala daerah yang diselenggarakan DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Mad Romli yang dijadwalkan menyampaikan visi misi pukul 11.00 WIB terlambat datang. Mantan wakil Bupati Tangerang tersebut hadir ke DPC PKB  sekitar pukul 17.00 WIB.

Sesi pemaparan visi misi Mad Romli berbeda terkesan mendapat perlakuan khusus, berbeda dengan bakal calon bupati lainya. Mad Romli menyampaikan visi misi seolah digelar tertutup untuk umum, hanya boleh dihadiri oleh orang-orang tertentu saja.

Selain itu, dari informasi yang dihimpun, Mad Romli juga tidak banyak mendapat pertanyaan dari para panelis. Bahkan, dari 3  panelis, hanya dua orang yang melontarkan pertanyaan kepada Mad Romli.

Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, Mohammad Nur Kholis mengatakan, tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepada Mad Romli. Kata dia, semua bakal calon kepala daerah yang mendaftar ke PKB diperlakukan sama.

” Sebetulnya tidak ada perlakuan khusus. Adapun tadi ada yang tidak diperbolehkan masuk, itu karena sudaha ada saluran YouTube, yang tersedia,” kata Nurkholis.

Menurut Nurkholis, Tim Desk Pilkada PKB akan melakukan penilaian terhadap semua visi misi yang disampaikan para kandidat, termasuk soal disiplin waktu kehadiran.

” Nantinya, penilaian yang dilakukan oleh Tim Desk Pilkada Kabupaten Tangerang akan disampaikan ke DPW dan DPP. Terkait keterlambatan salah satu kandidat, yaitu Mad Romli, tentu akan menjadi penilaian oleh, ” katanya.

Sementara itu, Bakal Calon Bupati Tangerang, Mad Romli mengaku, bahwa dirinya telat datang ke DPC PKB dikarenakan memiliki jadwal lain, yang tidak bisa ditinggalkan. Bahkan, dirinya telah melaporkan hal tersebut kepada DPC PKB Kabupaten Tangerang.

” Iya, tadi saya sudah kordinasi dengan Ketua PKB, katena ada kunjungan ke masyarakat, ” kata Mad Romli.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul menilai, adanya sebuah pengkondisian khusus untuk Mad Romli. Pasalnya, perlakuan para panelis pun jauh berbeda ketika Mad Romli menyampaikan visi-misi, dibandingkan dengan kandidat lainnya, yang selalu diberondong pertanyaan, setelah pemaparan visi-misi.

” Yang lain diberondong pertanyaan, tetapi Mad Romli hanya diberi pertanyaan yang sedikit. Bahkan, dari tiga panelis hanya dua yang bertanya, maka terkesan ekslusif, dan jangan-jangan sudah dikondisikan, khusus Mad Romli, ” ucap Adib.

Adib juga mengatakan, dari peristiwa yang terjadi di DPC PKB, dan DPW Nasdem Banten pada Rabu (15/5) lalu. Bahwa sangat lazim dan lumrah, apabila publik menilai bahwa Mad Romli takut dalam menyampaikan atau pemaparan visi-misi didepan publik.

” Apabila publik menilai, Mad Romli ketakutan dalam penyampaian visi-misi, saya rasa lazim dan lumrah ya, ” tukasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *