Skor 1-1, Persita Unggul Satu Poin dari Pekan ke-22

  • Bagikan
Salah satu pemain persita sedang berusaha menggelandang bola menuju gawang lawan.

BALI, (JN) – Di pekan ke-22, Persita kembali melakoni laga penting melawan tim tamu Borneo FC di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali pukul 16.15 WITA. Laga yang sangat menentukan posisi Persita selanjutnya di klasemen sementara.

Di laga putaran pertama, Persita dijamu Borneo FC dan mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 2-2. Laga yang penuh drama karena dihiasi kartu merah kontroversial yang diterima Irsyad Maulana.

Di pertandingan putaran kedua ini, cerita tentu berbeda. Persita menjamu Borneo FC dengan susunan pemain terbaru. Harrison Cardoso kembali diturunkan sejak pertama setelah absen nyaris selama 3 minggu karena cedera yang dialaminya.

Sementara itu, masih ada beberapa pemain Persita yang belum bisa diturunkan, juga karena masih dalam pemulihan cedera, di antaranya Syaeful Anwar dan Irsyad Maulana.

Laga berjalan ketat sejak awal. Cuaca yang cukup menyengat tidak menghalangi kedua tim untuk menampilkan permainan yang atraktif. Namun hasil maksimal belum jadi milik Persita karena akhirnya Persita mengakhiri pertandingan dengan skor seri 1-1. Satu poin pun dibawa pulang dari pekan ke-22 ini.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Lima menit pertama, kedua belah pihak masih mencoba menemukan skema permainan terbaik. Karena cuaca dan suhu udara yang cukup menyengat, tempo permainan pun tidak terlalu tinggi. Menit ke-7, Agung Prasetyo melakukan penyelamatan luar biasa di depan gawang saat kiper Dhika Bayangkara meninggalkan pos nya. Agung langsung menyundul bola dan menyelamatkan ngawang Persita dari kebobolan.

Memasuki menit ke-11, belum juga ada peluang berarti yang menghampiri kubu Persita. Kebanyakan Persita harus mengantisipasi pergerakan lawan, terutama dari sisi kiri yang cukup aktif. Menit ke-20, tempo permainan masih medium meski penguasaan bola didominasi lawan. Persita masih mencoba membangun serangan sembari mengandalkan kesempatan untuk counter attack.

Menit ke-21, ada kesempatan emas menghampiri Persita saat umpan panjang dari Agung Prasetyo menemui Taylon Correa yang berlari ke arah gawang, namun kontrol belum sempurna sehingga tidak ada gol yang tercipta. Menit ke-25, Nuriddin Davronov mencoba tendangan spekulatif dari luar kotak penalti, namun sayang maish melambung di atas mistar.

Menit ke-27, Nuriddin Davronov pun harus meninggalkan lapangan pertandingan karena dilanda cedera. Posisinya digantikan langsung oleh Ricki Ariansyah. Kebuntuan Persita akhirnya menemui batasnya ketika akhirnya Andre Agustiar berhasil menjebol gawang Borneo FC di menit ke-29. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persita.

Unggul satu gol, Persita terus digempur oleh lawan. Tapi sesekali skuad Pendekar Cisadane masih mampu melakukan serangan balik yang efektif dan menciptakan peluang meski belum bisa dikonversi jadi tambahan gol. Skor pun tak berubah hingga turun minum, 1-0 masih untuk keunggulan Persita.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persita belum melakukan pergantian pemain. Tampaknya Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro masih memberikan kepercayaan penuh bagi skuad starting eleven yang diturunkan. Menit ke-51, ada peluang untuk Persita yang berawal dari tendangan sudut. Namun sayang, sundulan Dedi Gusmawan masih sedikit melebar dari mistar gawang lawan.

Menit ke-55, Persita harus kehilangan satu pemain, Agung Prasetyo karena akumulasi kartu kuning. Persita pun harus bermain dengan 10 pemain. Perombakan skuad pun langsung dilakukan. Dua pemain dimasukkan, Miftahul Hamdi dan Achmad Faris, menggantikan Harrison Cardoso dan Andre Agustiar.

Menit ke-63, Persita kembali melakukan pergantian pemain. Herwin Tri Saputra dan Taufiq masuk menggantikan Alta Ballah dan Kasim Botan. Bermain dengan 10 pemain, tentu Persita butuh lebih banyak pemain bertahan untuk mengamankan lini belakang.

Menit ke-72, Borneo FC mendapatkan pelanggaran di kotak penalti dan akhirnya penalti diberikan. Skor berubah 1-1. Tak lama setelahnya, giliran pemain lawan yang mendapatkan kartu merah, sehingga posisi serupa, 10 lawan 10. Menit ke-78, ada kesempatan emas menghampiri Persita saat Taylon lepas dari pengawasan
dan berhadapan langsung dengan kiper, tapi sayang, Taylon belum bisa menjebol gawang lawan. Dua menit berselang, tendangan langsung Miftahul Hamdi langsung mengarah ke gawang, tapi sayang masih juga melambung sedikit di atas mistar gawang.

Di menit-menit terakhir, Persita terus melakukan pressing ke daerah pertahanan lawan. Namun belum ada satu pun yang membawa hasil. Skor bertahan 1-1 hingga peluit akhir dibunyikan.

Mensyukuri Satu Poin

Menanggapi hasil pertandingan yang berakhir imbang, Pelatih Kepala Persita, Widodo C. Putro mengaku pertandingan memang sangat berat. Ditambah lagi karena faktor cuaca dan suhu yang memang sangat panas sore tadi.

“Pertandingan tadi saya kira dalam tempo lambat ya. Karena kita tahu sendiri situasi dan suasana pun sangat panas. Kita akui itu, lawan pun
gitu mengakui,” kata Widodo yang juga turut menyoroti kinerja wasit di pertandingan ini, terutama saat dugaan pelanggaran yang dilakukan Achamd Faris di kotak penalti Borneo pada menit ke-70.

“Tapi ada beberapa hal yang mesti dicatat untuk perkembangan sepak bola Indonesia dengan beberapa keputusan referee. Itu yang menjadi acuan ke depannya supaya lebih baik lagi,” jawabnya singkat.

Selanjutnya, Widodo mengaku akan terus mengevaluasi timnya untuk bisa meraih hasil maksimal, meski jadwal kian padat di sisa Series 4 ini.

“Tentu kami ada recovery dan mempersiapkan untuk pertandingan berikutnya. Dan tentunya apa yang harus kita perbaiki, kita harus perbaiki. Jadi itu. Kami terima kasih pada pemain yang sudah bekerja keras pada sore hari ini tapi memang hasil belum memuaskan, belum poin penuh. Tapi ini satu pun sudah kami syukuri, ke depan lebih baik lagi.”

Sementara itu, perwakilan pemain Persita, Herwin Tri Saputra menyebut akan langsung fokus ke pertandingan pekan berikutnya demi meraih hasil yang baik.

“Mungkin kita akan memperbaiki setiap peluang yang ada dan memaksimalkan. Kita mau fokus ke laga berikutnya. Itu saja,” kata pemain bernomor punggung 20 ini.

Penulis: Cuni HermansyahEditor: Anggy Muda
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *