Menu
Jendela Informasi Rakyat

Pemkab Tangerang Segera Normalisasi Kali Cirarab Usai Banjir Melanda Warga Curug

  • Bagikan
Oplus_0
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar rapat koordinasi untuk membahas penanganan banjir yang melanda wilayah Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan telah memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas langkah- langkah strategis untuk penanganan banjir tersebut.

“Untuk informasi lebih lanjut mengenai penanganan banjir di Desa Kadu Jaya, nanti bapak bisa temui pak Camat tadi sudah saya undang,” kata Maesyal usai menghadiri paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu (9/702025).

Dikonfirmasi  wartawan secara terpisah, Camat Curug Arif Rachman Hakim membenarkan pihaknya bersama pimpinannya telah melakukan rapat untuk penanganan banjir di wilayah itu.

Menurutnya, untuk penanganan jangka pendek Pemkab Tangerang akan segera melakukan normalisasi sungai Cirarab dan0p drainase yang berpotensi menyumbat laju air.

“Tapi untuk sementara di tempuh, pak bupati mengajak para pengembang yang ada di wilayah tersebut seperti Summarecon dan Paramount untuk bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam penanganan ekses banjir,”ungkapnya.

Arif menuturkan, untuk mengatasi persoalan banjir, Pemkab Tangerang juga para pengembang untuk membangun tandon-tandon air di area mereka.

Bahkan Dana CSR dari pengembangan wilayah itu diminta andil dalam perbaikan saluran air baik sekunder maupun primer agar terintegrasi baik di permukiman warga maupun permukiman tertata.

“Pengembang juga turut hadir dalam rapat tadi dan responnya positif,” ujar Arif.

Kata dia, banjir di wilayah itu disebabkan utilitas yang tersumbat sampah. Pihaknya tak bisa memastikan banjir dampak dari pembangunan dari para pengembang di wilayah itu seperti Paramount.

“Kalau penyebab pembangunan perumahan saya tidak bisa memastikan secara pasti, atau dari situ atau dari mana. Yang pasti akibat curah hujan cukup tinggi tidak sebanding dengan volume kail Cirarab, masih segitu-segitu saja, bahkan cenderung menyempit,”terangnya.

Sedangkan penanganan jangka panjangnya, Pemkab akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSC).

Arif menambahkan, saat ini banjir wilayah tersebut sudah surut dan warga sudah kembali beraktivitas. Jalan raya Serang – Jakarta sudah bisa dilalui kendaraan sejak selasa (8/7) malam.

Sementara itu, sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Sobri, meminta Pemkab Tangerang harus cepat tanggap dalam penanganan banjir.

“Penanganan banjir di Kabupaten Tangerang dari hulu hingga hilir harus segera diselesaikan. Sehingga kalau tidak seperti itu kita akan terus menerus dilanda banjir,” kata Sobri.

Anggota DPRD dari Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Cikupa, Panongan dan Curug ini menyarankan agar Pemkab Tangerang secepatnya melakukan normalisasi beberapa aliran sungai/kali yang menjadi penyebab utama terjadinya musibah banjir itu.

“Karena memang kali/sungai di sini sudah mulai mendangkal. Saya sudah beberapa kali mengusulkan penanganan banjir untuk diselesaikan, terutama di Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *