PANDEGLANG, (JN) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail, mengapresiasi dedikasi insan pers yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui berbagai karya jurnalistik.
Menurut Kholid, media memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan dan menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, responsif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Hal itu disampaikan Kholid saat membuka Rapat Kerja Media Center DPRD Kabupaten Tangerang di Hotel DM, Pandeglang, Sabtu (1/8/2026).
Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi dan pelaksana kontrol sosial. Lebih dari itu, media juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dan lembaga legislatif dalam melahirkan gagasan, inovasi, serta solusi bagi kemajuan Kabupaten Tangerang.
“Sedikit maupun banyak, kontribusi pemikiran teman-teman media untuk pembangunan Kabupaten Tangerang pasti nyata. Tanpa adanya check and balance dari media, pembangunan tentu tidak akan berjalan sebaik sekarang,” ujar Kholid.
Ia berharap Media Center DPRD Kabupaten Tangerang mampu menjadi ruang kolaborasi yang menghimpun potensi, kreativitas, dan inovasi para anggotanya. Melalui sinergi tersebut, berbagai gagasan positif diharapkan dapat lahir dan memberikan warna bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang.
Dalam kesempatan itu, Kholid juga menyoroti sejumlah persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Mulai dari kasus pelecehan terhadap anak hingga persoalan ekonomi yang dipicu pinjaman online dan berdampak pada keretakan rumah tangga.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang edukatif serta mendorong munculnya solusi terhadap berbagai persoalan sosial.
“Kami berharap Media Center dapat ikut berperan memberikan edukasi dan menghadirkan solusi melalui pemberitaan yang membangun,” katanya.
Selain menjalankan fungsi jurnalistik, Kholid membuka peluang kolaborasi antara DPRD dan insan media dalam program pembinaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ia mengungkapkan, program pembinaan UMKM akan dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Tangerang. Program tersebut direncanakan dimulai dari Kecamatan Kelapa Dua.
Dalam pelaksanaannya, para pelaku UMKM akan memperoleh pendampingan mulai dari pengembangan produk hingga fasilitasi akses kepada lembaga keuangan dan sumber permodalan.
Kholid menilai, jurnalis tidak hanya memiliki peran sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat terlibat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan dan pengembangan potensi ekonomi lokal.
“Teman-teman tetap menulis, tetapi juga bisa berkarya melalui pembinaan UMKM. Kalau tidak ada UMKM, ekonomi kita bisa runtuh. Karena itu, Media Center punya peran besar dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan,” pungkasnya.
