Puluhan ABG Hendak Tawuran, Kocar-Kacir Saat Dibubarkan Tim Paster Polresta Tangerang

  • Bagikan

TANGERANG, (JN) – Puluhan ABG (anak baru gede-red) lari tunggang langgang, setelah belasan personel Patroli Sergap (Patser) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Banten berhasil mengendus upaya mereka hendak tawuran di Jalan Raya Bojong-Puspemkab Tigaraksa, pada Sabtu pagi sekitar pukul 02.20 WIB.

Rombongan ABG yang mengendarai sepeda motor serta membawa senjata tajam itu rencananya hendak bentrok di kawasan pergudangan Bizlink Citra Raya yang berdekatan dengan jalan utama bagi warga setempat.

“Mereka diketahui hendak melakukan aksi tawuran, namun kami segera langsung menuju ke lokasi untuk pencegahan,” kata Kompol Arif Nazzarudin Kepala Unit Reserse Kriminal (Kasatreskrim) saat kegiatan Operasi Cipta Kondisi, di Tangerang, Sabtu (19/8/2023).

Ketika petugas mendatangi lokasi kejadian, beberapa remaja tersebut langsung “kocar-kacir” kabur menggunakan sepeda motor masing-masing.

Kendati demikian, petugas berhasil mengamankan sejumlah bilah besi yang dibuat menyerupai senjata tajam jenis klewang dan parang yang sempat dibuang oleh para remaja tersebut.

“Ada beberapa kita dapati dari pencegahan ini yaitu senjata tajam yang digunakan para remaja untuk aksi tawuran itu,” katanya.

Tak sampai disitu, dalam rangka pencegahan aksi tawuran, kejahatan jalanan dan gengster, tim patroli Polresta Tangerang turut melakukan pemeriksaan terhadap pemuda/remaja yang dicurigai sebagai anggota kelompok aksi tawuran.

Kepada petugas, salah seorang remaja berinisial W (28) itu mengaku bahwa dirinya tak ikut bagian dari kelompok yang hendak melakukan aksi tawuran.

“Saya habis jemput teman pak, dan kebetulan lewat di lokasi kejadian,” ucap pemuda itu.

Terpisah, Kapolresta Tangerang Kombespol Sigit Dany menegaskan akan terus menggelar operasi cipta kondisi untuk mengantisipasi aksi tawuran atau gangster yang kerap terjadi pada Jumat, Sabtu malam hingga Minggu pagi.

“Perbuatan mereka ini telah meresahkan masyarakat serta pengguna jalan dan mengganggu rasa aman, ketertiban umum,” ucapnya.

Adapun dalam operasi cipta kondisi melibatkan personel gabungan dari Satuan Sabhara, Reserse Kriminal beserta, Intelkam, dan dijajaran Kepolisian Sektor (Polsek) di masing-masing wilayah menggelar patroli.

“Kami tetap mengingatkan kepada orang tua agar tetap mengawasi anak masing-masing serta tidak mengizinkan anak keluar hingga larut malam,” kata Kombespol Sigit.

Penulis: Cuni Hermansyah
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *