Miras Menjadi Pemicu Utama Tindak Kriminalitas di Tangerang

  • Bagikan
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

TANGERANG, (JN) – Minuman keras (Miras) atau minuman beralkohol menjadi pemicu utama tindak kriminalitas di Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Tangerang Kombes Joko Baktiar Joko Mujiono saat pemusnahan barang bukti Miras hasil operasi di halaman Mapolresta Tangerang, Kamis (30/5/2024).

“Aksi kriminalitas seperti pengeroyokan dan tauran kerap terjadi akibat pengaruh Miras,” kata Kombes Baktiar kepada wartawan.

Ia mengungkapkan ribuan botol miras berbagai merek yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil sitaan dari sejumlah penjual Miras dalam operasi pihak kepolisian yang di tingkatkan. Serta hasil operasi pekat pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang.

“Sekitar 2.412 botol minuman keras berbagai merek berhasil disita dalam razia 2 bulan terakhir ini,” ujar Kapolres.

Ia mengungkapkan, bahwa kedepan pihaknya akan terus melaksanakan razia Miras dengan melibatkan jajaranya. Adapun sasaran operasi ini yakni sejumlah penjual atau toko yang masih membandel memperjual belikan miras.

“Kami akan terus menerus melaksanakan razia ini guna meminimalisir peredaran Miras. Sebab Miras ini menjadi salah satu pemicu aksi kriminalitas,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *