TANGERANG – Lerru Yustira, adalah sosok muda yang siap maju sebagai bakal calon wakil bupati jalur independen mendampingi Zulkarnain di Pilkada Kabupaten Tangerang.
Mantan pegawai Pertamina ini mulai terjun ke dunia politik sejak tahun 2018 lalu. Saat itu, ia bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Menuai sejumlah pengalaman sejak enam tahun terjun ke dunia politik, membuat pria kelahiran 1984 ini memahami sedikit banyak tentang tata kelola pemerintahan.
Berbekal dengan pengalaman dan dorongan dari sejumlah pihak, seperti keluarga, tokoh masyarakat dan keinginan hati untuk mengabdi kepada masyarakat, akhirnya Lerru membulatkan tekat ikut dalam bursa pencalonan di Pilkada Tangerang.
Seperti yang disampaikan Lerru ketika bincang-bincang dengan awak media pada Sabtu (27/7/2024) sore di kawasan Citra Raya, Kabupaten Tangerang.
Ia mengaku memutuskan untuk maju dalam pemilihan kepala daerah didasari oleh panggilan jiwa untuk mengabdi kepada masyarakat. Menurutnya, jika melihat kondisi Kabupaten Tangerang saat ini, masih banyak persoalan yang harus dibenahi. Misalnya, masalah kemiskinan dan kualitas pendidikan.
“Walaupun APBD Kabupaten Tangerang mencapai Rp 8,3 triliun, namun faktanya masih banyak warga yang hidup dibawah garis kemiskinan,” ujarnya.
Alumni Universitas Sahid (USAHID) ini bercita-cita untuk membangun Kabupaten Tangerang ke arah lebih baik. Ia percaya Kabupaten Tangerang memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari sektor industri, pertanian, pariwisata hingga budaya.
Lerru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi melalui semangat perubahan dan kemajuan guna membangun Kabupaten Tangerang yang sejahtera.
Menurut Lerru, ada dua langkah awal yang perlu dilakukan untuk memajukan Kabupaten Tangerang. Dua hal itu yakni pemerataan pembangunan infrastruktur akses jalan dan peningkatan kualitas pendidikan.
“Untuk memajukan perekonomian di suatu wilayah diperlukan infrastruktur jalan yang baik. Kehadiran infrastruktur ini tidak hanya memperlancar mobilitas penduduk, tetapi juga mengurangi biaya logistik, membuka peluang investasi baru, serta akan berdampak positif terhadap sektor lainya,” tuturnya.
Sebagai anak muda yang cerdas, Lerru juga berpendapat bahwa untuk memajukan suatu bangsa atau masyarakat di suatu wilayah, harus ada peningkatan kualitas pendidikan.
Berdasarkan kunjungan yang dilakukan Lerru di beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang, masih terdapat sekolah-sekolah yang sudah tidak layak. Sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Tangerang masih minim.
“Berbicara kualitas pendidikan cuma ada dua hal yaitu sarana prasaran dan tenaga pengajar. Kedua hal tersebut masih minim di Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Selain masalah kemiskinan dan pendidikan, lanjut Lerru, masih banyak persoalan lain di Kabupaten Tangerang yang harus dibenahi. Masih menumpuknya masalah yang belum teratasi itu, merupakan bukti bahwa tata kelola pemerintahan di Kabupaten Tangerang belum berjalan dengan baik.
Kendati demikian, ujar Lerru, ada beberapa program Pemerintah Kabupaten Tangerang yang juga berjalan dengan baik. Bahkan, jika dirinya dan Zulkarnain terpilih pada Pilkada nanti, pihaknya siap meneruskan program-program tersebut.
“Program-program yang sudah berjalan dengan baik akan kami teruskan. Sedangkan yang tidak berjalan, akan kami evaluasi,” ucapnya.

Wakil Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten ini menceritakan alasan dirinya maju di Pilkada lewat jalur Independen. Selain memiliki kesamaan visi misi, sosok Zulkarnain yang peduli terhadap masyarakat menjadi alasan Lerru berminat mendampingi Zulkarnain maju di Pilkada 2024.
“Kemudian, hasil survei yang kami lakukan ternyata masyarakat menginginkan ada calon jalur independen yang maju di Pilkada Kabupaten Tangerang. Dan tentunya, pencalonan saya sudah direstui Ketum PSI pusat,” kata Lerru Yustira.












