TANGERANG – Sejumlah pegiat sosial yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ksatria Muda akan menggelar aksi demonstrasi di depan PT Milwater Milwater Pratama Mandiri (MPM) yang berlokasi di Kawasan Industri Milenium, Kabupaten Tangerang.
PT Milwater merupakan perusahaan yang di dirikan untuk mengelola, mengoperasikan dan memelihara sistem penyediaan air bersih di dalam Kawasan Industri Millennium.
Aksi yang rencananya akan digelar pada 02 Juli 2025 itu, merupakan tindak lanjut dari audiensi yang sebelumnya dilakukan oleh LSM Ksatria Muda, terkait klarifikasi ikhwal dokumen perizinan dan dokumen pembayaran pajak atas penggunaan air permukaan yang kelola PT MPM.
“Aksi unjuk rasa akan digelar di depan kantor manajemen PT Milwater Pratama Mandiri,” kata Korlap Alaksi unjuk rasa, Irwan, Senin 23/6/2025).
Irwan mengungkapakan, ada empat tuntutan dalam aksi unjukrasa nanti. Pertama mendesak PT Milwater menghentikan sementara seluruh kegiatan pengambilan dan distribusi air oleh perusahaan sampai adanya audit hukum dan lingkungan secara independen terhadap perizinan dan dampak eksploitasi sumber daya air Sungai Cimanceuri.
Kedua, meminta klarifikasi terbuka atas adanya dugaan izin oleh PT. Milwater Pratama Mandiri yang baru terbit 25 Juni 2024 selama kurun waktu 2011 hingga 25 Juni 2024, yang diduga telah melanggar ketentuan Pasal 49 ayat (2) jo. Pasal 70 huruf c, UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
Ketiga, LSM Ksatria Muda mendorong pembentukan tim gabungan antara Kementerian PUPR, Kementerian LHK, Bareskrim Mabes Polri, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap operasional PT. Milwater Pratama Mandiri.
“Dan terakhir, kami menuntut PT. Milwater Pratama Mandiri membuka secara transparan seluruh dokumen perizinan, laporan pemantauan lingkungan, dan volume pengambilan air sejak awal beroperasi hingga saat ini,” tandasnya.
