TANGERANG, (JN) – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meminta Pj Bupati Tangerang, menempatkan pejabat sesuai kemampuannya. Pasalnya, ada posisi jabatan yang ditempati orang yang kurang kompeten, akibatnya mereka lalai dalam bertugas. Salah satunya, Camat Sukamulya yang terkesan abai dalam menjalankan tugasnya.
Sekretaris GMNI Kabupaten Tangerang, Teguh Maulana mengatakan, Camat Sukamulya terkesan abai dan lambat menangani persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Untuk itu dia meminta Pj Bupati Tangerang segera mengevaluasi kinerja camat Sukamulya tersebut.
“Oleh karena itu, kami minta pak Pj Bupati dan Sekda Kabupaten Tangerang untuk mengevaluasi kinerja para camat, khusus nya camat sukamulya. Dan kami minta agar para camat yang abai dalam menjalankan tugasnya segera dicopot,” kata Teguh, Senin (20/5/2014).
Menurut Teguh, tidak ada upaya dari pihak kecamatan sukamulya merangkul masyarakat untuk dilibatkan dalam pembangunan wilayahnya. Kata dia, camat sukamulya terkesan abai dan tidak mau memahami persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Teguh membeberkan sejumlah persoalan di kecamatan Sukamulya yang luput dari perhatian camat. Mulai dari persoalan sampah, persoalan irigasi, hingga minimnya informasi publik terkait rencana pembangunan di wilayah kecamatan tersebut.
Selain itu, kata Teguh, pihak kecamatan juga tidak aktif melakukan sosialisasi terhadap bahayanya dampak narkoba. Padahal narkoba berdampak buruk, karena dapat merusak masa depan anak muda sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami tidak tahu upaya apa yang dilakukan Camat Sukamulya untuk menanggulangi banyaknya persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” pungkas Teguh Maulana yang juga Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Desa Kubang Kecamatan Sukamulya.













