Pengenalan Logika dan Dasar Pemrograman Python melalui Pembelajaran Praktik Interaktif bagi Siswa Kelas XII
Oleh : Jenita Dwi Nuraini, Hafirah Nur Ramadhani, Nailaddi Fiyata, Nenden Shafira Azzahra, Sintia Ramadani
Kemampuan berpikir komputasional telah menjadi salah satu keterampilan penting yang dibutuhkan masyarakat modern, tidak terkecuali di lingkungan sekolah. Setiap hari, aktivitas belajar siswa seperti menganalisis soal, menyusun langkah penyelesaian, dan mengambil keputusan sebenarnya melibatkan logika yang mirip dengan cara komputer bekerja. Sayangnya, sebagian besar siswa kelas XII masih belum pernah menyentuh dunia pemrograman sama sekali. Mereka mengenal teknologi hanya sebagai pengguna, bukan sebagai pencipta.

Menyikapi tantangan ini, Tim Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang (Unpam) Serang berinisiatif melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertajuk “CODESTART: From Hello World to Your First Python Program” di SMKS Rina Hasanah. Kegiatan yang berlangsung pada 01 Oktober 2026 ini bertujuan untuk mengenalkan logika dan dasar pemrograman Python kepada siswa kelas XII agar lebih siap menghadapi dunia digital.
Kesenjangan kemampuan digital di sekolah sering kali berawal dari kebiasaan sepele, seperti menganggap coding itu sulit, hanya untuk orang jenius, atau tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari. Padahal, berdasarkan berbagai kajian, pemrograman adalah salah satu kompetensi yang paling dibutuhkan di dunia kerja masa depan. Jika dibiarkan, kesenjangan ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif yang merugikan. Siswa menjadi hanya konsumen teknologi, tidak mampu bersaing di era industri 4.0, dan kehilangan kesempatan karier di bidang yang sedang tumbuh pesat seperti data science, AI, dan pengembangan web.

Untuk mengatasi hal tersebut, konsep CODESTART yang terdiri dari Code (Menulis kode), Start (Memulai dari nol), dan Practice (Praktik langsung) diperkenalkan kepada para siswa sebagai panduan utama. Langkah pertama dan yang paling berdampak adalah Code, di mana siswa diajak langsung menulis baris kode pertama mereka, yakni print(“Hello World”) . Langkah kedua adalah
Start, yaitu memulai dari konsep paling dasar seperti variabel, tipe data, input/output, dan logika percabangan. Terakhir adalah Practice, yakni mempraktikkan langsung setiap konsep melalui tantangan kecil, seperti membuat program kalkulator sederhana, konversi nilai, atau program sapaan otomatis.
Selain pemaparan teori, kegiatan ini juga dirancang secara interaktif melalui permainan edukatif “Tebak Output” dan kuis cepat. Para siswa diajak langsung untuk menebak hasil dari potongan kode Python, baik yang sederhana seperti print(2 + 3) maupun yang melibatkan logika seperti ‘if’ dan ‘for’ . Melalui praktik langsung mengetik kode di laptop atau HP masing-masing, para siswa dapat memahami pentingnya logika dan urutan instruksi sejak dari sumbernya. Terlebih lagi, tim mahasiswa Unpam Serang turut menyerahkan bantuan fasilitas berupa modul belajar Python dan akses ke editor kode online agar sekolah memiliki sarana yang memadai untuk mendukung kebiasaan baru ini.
Dengan membekali generasi muda melalui edukasi literasi digital dan penerapan konsep CODESTART, kita tidak hanya sedang mengajarkan satu baris kode `print(“Hello World”)`, tetapi juga sedang membuka pintu masa depan dan menyelamatkan generasi dari ketertinggalan di era digital.
Susunan Tim:
Jenita Dwi Nuraini (Ketua)
Hafirah Nur Ramadhani (Anggota)
Nailaddi Fiyata (Anggota)
Nenden Shafira Azzahra (Anggota)
Sintia Ramadani (Anggota)
Institusi: Universitas Pamulang (Unpam) Serang
Lokasi Kegiatan: SMKS Rina Hasanah
Tanggal Pelaksanaan: 01 Oktober 2026










