Menu
Jendela Informasi Rakyat

Pemkab Tangerang Luncurkan Beasiswa Madrasah Gemilang, 40 Guru Dapat Kuliah Gratis

  • Bagikan
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG, (JN) — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Kementerian Agama resmi meluncurkan Program Beasiswa Madrasah Gemilang. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi guru madrasah dan kualitas pendidikan keagamaan di Kabupaten Tangerang. Peluncuran program digelar di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Hj. Helmi Halimatul Udhmah, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, jajaran pejabat struktural Kemenag Kabupaten Tangerang, pengurus DWP Kemenag Kabupaten Tangerang, tokoh agama, kepala madrasah, serta para guru penerima beasiswa.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, program tersebut merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan.

Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan Ibu Menteri Agama dalam rangka meluncurkan beasiswa untuk guru-guru madrasah di Kabupaten Tangerang,” kata Maesyal.

Ia menjelaskan, pembiayaan program bersumber dari Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui hibah kepada Kementerian Agama.

Beasiswa tersebut diberikan dalam bentuk pembiayaan pendidikan bagi guru madrasah, guru pendidikan agama Islam, dan guru Raudhatul Athfal (RA) yang membutuhkan peningkatan kualifikasi akademik.

“Ini inovasi untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah, guru agama Islam, dan guru RA melalui kuliah gratis. Insyaallah, anak-anak kita akan semakin cerdas dan menjadi sumber daya manusia unggulan,” ujarnya.

Maesyal menambahkan, tahap awal Program Beasiswa Madrasah Gemilang menyasar 40 guru yang belum memiliki gelar sarjana strata satu (S1) atau memiliki kualifikasi S1 yang belum linier dengan bidang tugasnya.

Ia memastikan, jumlah penerima beasiswa akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Secara teknis, beasiswa ini diberikan kepada 40 guru madrasah yang belum memiliki gelar S1 atau jenjang S1-nya belum linier. Insyaallah, pada tahun-tahun berikutnya kuota penerima akan terus kita tambahkan,” tuturnya.

Sementara itu, Penasihat DWP Kementerian Agama Hj. Helmi Halimatul Udhmah yang mewakili Menteri Agama mengapresiasi langkah Pemkab Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas guru madrasah.

Ia menyampaikan tiga pesan penting kepada pengelola program dan para penerima beasiswa.

Pertama, beasiswa harus dipandang sebagai investasi sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, pengelolaan program harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Ketiga, dukungan keluarga, khususnya dari para suami kepada istri yang melanjutkan pendidikan, dinilai penting untuk menjaga ketahanan keluarga.

“Jadikan beasiswa ini investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kelola beasiswa ini secara transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Bagi para penerima, program tersebut menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan pendidikan sekaligus kompetensi profesional.

Salah satunya Neneng Rostiani, guru MIS Nurul Ibad, Desa Talagasari. Neneng mengaku bersyukur karena memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi untuk pertama kalinya.

Melalui program tersebut, ia memilih jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang, Banten.

“Perasaan saya bahagia, bersyukur, dan tidak menyangka bisa mendapat beasiswa. Semoga langkah ini membawa berkah dan manfaat nyata,” ungkapnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperluas sehingga semakin banyak guru madrasah memperoleh kesempatan meningkatkan kualifikasi pendidikannya.

Program Beasiswa Madrasah Gemilang diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis dalam memperkuat kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Tangerang.

Pemkab Tangerang menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kolaborasi dengan Kementerian Agama dan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Dengan peningkatan kompetensi guru, pemerintah berharap kualitas proses pembelajaran di madrasah semakin baik dan mampu melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta memiliki daya saing.

Penulis: EDI
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *