4 Remaja Diamankan Polres Tangsel, Miras dan Senjata Tajam Disita

  • Bagikan
gambar ilustrasi

TANGERANG, (JN) – Berbagai jenis senjata tajam dan empat anak remaja diamankan unit Reskrim Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan, dalam operasi kejahatan jalanan (OKJ), di wilayah Pamulang, Minggu (0/11/2022) dini hari.

Kasie Humas Polres Tangsel, Ipda Galih menerangkan, empat anak yang diamankan itu rata-rata berusia 16 tahun atau usia pelajar. Diduga anak-anak tersebut, akan menggelar aksi tawuran ke wilayah Cikokol, Kota Tangerang.

“Dipimpin langsung oleh Kapolres, kami menggelar operasi kejahatan jalanan (OKJ) malam hingga dini hari tadi. Kemudian saat melintas di jalan Siliwangi, Pamulang, mendapati sekitar 20 orang anak remaja yang sedang nongkrong,” jelas Ipda Galih.

Kemudian, ketika didekati polisi, puluhan anak-anak remaja remaja yang sedang nongkrong kabur melarikan diri. Dan petugas berhasil mengamankan empat orang anak diantaranya.

“Setelah dilakukan penggeledahan badan, tidak ditemukan senjata tajam yang ada pada keempat anak yang berhasil diamankan itu. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan di sekitar tempat nongkrong dibelakang warung kelontong yang sudah tutup. Di lokasi itu ditemukan barang bukti senjata tajam,” jelas dia.

Galih menyebut, aneka senjata tajam yang diamankan diantaranya empat celurit, satu samurai, satu busur panah, 17 anak panah dan satu botol minuman keras.

“Berdasarkan hasil interogasi terhadap empat anak remaja dan bukti chat didapatkan keterangan bahwa mereka akan melaksanakan tawuran di daerah Cikokol, Kota Tanggerang,” terangnya.

Sementara diketahui senjata tajam yang disimpan di dibelakang warung kelontong yang sudah tutup itu adalah milik anak-anak remaja yang berhasil kabur melarikan diri dan sudah dipersiapkan sebelum mereka berkumpul.

Saat ini keempat orang anak remaja itu, telah diamankan di Mapolsek Pamulang, untuk diakukan interogasi dan didata ke aplikasi ada Polisi.

“Tim penyidik masih berupaya melanjutkan pengejaran terhadap beberapa pelaku pemilik sajam yang kabur. Semua masih melakukan penyelidikan dan penyidikan, terkait perkara tersebut,” tegas dia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *