Menu
Jendela Informasi Rakyat

Warga Curug Demo SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Persmalahkan Jarak Zonasi

  • Bagikan
Oplus_0
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG – Sejumlah warga Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug menggelar aksi unjuk rasa di depan SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang, Kamis (26/5/2025). Mereka memprotes hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili.

Para orang tua menilai sistem zonasi tidak masuk akal dan menduga ada permainan dalam seleksi. Salah satu warga, Rasman, mengatakan banyak warga rumahnya yang berdekatan dengan sekolah, tapi anaknya tidak diterima.

“Kami memperjuangkan hak anak-anak kami untuk bisa sekolah negeri di lingkungan sendiri,” ujarnya.

Menurut Rasman, sejumlah persyaratan SPMB tahun ini dinilai meyulitkan para orang tua. Selain harus memenuhi syarat domisili, calon siswa juga harus melampirkan dokumen lain seperti nilai rapot 5 semester, Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan dalam satu tahun terakhir, dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dari orang tua.

Sementara, perwakilan Karang Taruna Desa Kadu jaya Rofi mengatakan, ada sekitar 12 calon siswa dari RT 01/02 tidak diterima di SMA Negeri 3, padahal rumah mereka berdekatan dengan sekolah.

“Jika tuntutan kami tidak direspons maka aksi unjuk rasa ini akan terus kami lakukan. Ini untuk memperjuangkan masa depan anak-anak kami,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *