TANGERANG – Warga Kampung Cayur RT 007/001, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang mengeluhkan tumpukan sampah yang menumpuk di pinggir jalan di wilayah mereka.
Tumpukan limbah rumah tangga yang menumpuk itu tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga membusuk dan menimbulkan bau tak sedap.
“Sampahnya sudah ada sejak lama, membusuk, menimbulkan bau tidak sedap dan memicu munculnya lalat serta belatung,” kata Rosadi, salah seorang warga sekitar, Senin (10/2/2025).
Ia mengungkapkan, tumpukan sampah tersebut sudah lama menggunung dan dibiarkan begitu saja. Kata dia, warga sudah melapor terkait tumpukan sampah ini, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan pembersihan dari dinas terkait.
“Awalnya cuma sampah biasa dan tidak begitu banyak, namun beberapa bulan terakhir ini sampah limbah rumah tangga itu semakin menumpuk dan menimbulkan bau tidak sedap,” ujarnya.
Menurut Rosadi, keberadaan sampah yang dibiarkan menumpuk dikhawatirkan dapat mengancam kesehatan masyarakat, terutama dalam hal penyakit pernapasan yang berpotensi menjangkit warga sekitar.
“Jika sampah terus menumpuk dan membusuk, ini bisa berbahaya bagi kesehatan warga. Ada banyak lalat di sekitar tumpukan sampah ini. Kami khawatir lalat-lalat itu hinggap di sampah lalu terbang ke rumah atau makanan warga,” tutur Rosadi.
Sebagai solusi, Rosadi berharap agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya. Ia juga mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan guna membersihkan sampah yang menumpuk.
“Karena, kalau dibiarkan kami khawatir ini akan berdampak terhadap kesehatan warga,” pungkasnya.












