TANGERANG, – Kabupaten Tangerang meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Banten, Sabtu (29/7/2024). Kemenangan ini menandai tiga kali berturut-turut Kabupaten Tangerang meraih juara umum.
Kabupaten Tangerang tampil sebagai juara umum dengan perolehan nilai sebanyak 308, disusul Kota Tangerang diposisi ke dua, dengan perolehan nilai 279, dan diposisi ke tiga diambil alih oleh Kota Tangerang Selatan dengan poin 278.
” Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang kembali menjadi juara umum untuk yang ke 3 kalinya secara berturut-turut, ” kata Moch. Maesyal Rasyid, kepada awak media Sabtu (27/7) malam.
Menurut Maesyal Rasyid, prestasi juara umum MTQ ketiga kalinya secara berturut-turut merupakan buah dari pembinaan berjenjang dan berkelanjutan LPTQ serta kerja keras bersama semua pihak, terutama para qori-qoriah terbaik Kabupaten Tangerang yang terus berlatih, berjuang dan penuh pengorbanan demi meraih prestasi terbaik.
“Juara MTQ ini hasil kerja keras semua pihak dan juga perjuangan para qori-qoriah kita, dan ini semua juga berkat doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang,” tuturnya.
Maesyal mengucapkan banyak terima kasih dan mengapresiasi prestasi luar biasa Kafilah Kabupaten Tangerang serta seluruh pihak yang terus memberikan semangat dan dukungan baik moral maupun material untuk mempersembahkan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para qori-qoriah Kabupaten Tangerang, pembina, pelatih dan orang tua serta seluruh pihak yang terus mendukung mereka untuk dapat meraih prestasi gemilang,” ucapnya
Ditempat yang sama, Pj. Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono menambahkan, pelaksanaan MTQ adalah momentum mulia untuk melestarikan dan meningkatkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan, dan karakter, yakni dari pemikiran sempit kepada pemikiran yang maju dan terbuka.
“MTQ ini adalah momentum mulia untuk melestarikan dan meningkatkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan, dan karakter, yakni dari pemikiran sempit kepada pemikiran yang maju dan terbuka,” jelas Andi.
Menurut Andi, kegiatan MTQ bukan hanya sekedar persoalan juara. Namun, lebih ke penerapan nilai-nilai Islam ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, dan Provinsi Banten. Karena, Islam merupakan rahmatan lil alamin.
” Yang terpenting, adalah nilai-nilai Islam yang ditanamkan ke masyarakat, ” katanya.
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja berharap, dengan diraihnya juara umum ini. Tentunya, akan memacu Kabupaten Tangerang untuk semakin semangat menanamkan nilai-nilai Islam ditengah-tengah masyarakat.
Saat disinggung terkait tuan rumah berikutnya. Soma, mengatakan belum mengetahui siapa yang akan menjadi tuan rumah MTQ 2025 mendatang. Namun, apabila ditugaskan kembali menjadi tuan rumah, tentunya Kabupaten Tangerang akan tetap siap.
” Kalau tuan rumah, belum tahu. Karena nanti akan dilakukan rapat terlebih dahulu, ditingkat Provinsi. Namun, apabila Kabupaten Tangerang diberikan amanah untuk menjadi tuan rumah, tentunya kami siap, ” tukasnya.












