TANGERANG, (JN) — Kreativitas warga binaan Rutan Kelas I Tangerang kembali membuahkan hasil membanggakan. Melalui program pembinaan kemandirian, mereka sukses menghadirkan inovasi sepatu karya warga binaan bertajuk “Sepatu Rutira”, sebuah produk yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga bernilai ekonomi dan layak bersaing di pasaran.
Dalam proses pembuatannya, warga binaan terlibat penuh mulai dari tahap desain, pembuatan pola, penjahitan, hingga finishing. Pendekatan berbasis keterampilan ini membuat setiap pasang Sepatu Rutira memiliki kualitas yang kuat, nyaman digunakan, dan memenuhi standar produk komersial. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan pembinaan pada Jumat (21/11).
Sepatu Rutira hadir dengan empat varian utama, masing-masing memiliki karakter dan desain berbeda, yaitu Rutira Slop, Rutira Romp, Rutira King, dan Rutira High. Keberagaman model ini memperkaya pilihan konsumen sekaligus menunjukkan kemampuan warga binaan dalam berinovasi dan berkreasi.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, mengapresiasi kerja keras warga binaan serta peran petugas pembina yang terus mendampingi jalannya program.
“Sepatu Rutira bukan hanya tentang sepatu, tetapi tentang kesempatan. Kami ingin memastikan setiap warga binaan memiliki bekal keterampilan nyata yang bisa mereka gunakan ketika kembali ke masyarakat. Produk ini dibuat dari bahan yang nyaman, kuat, dan fleksibel sehingga mampu bersaing dengan produk komersial,” ujarnya.
Saat ini, produksi Rutira Shoes mampu mencapai 5 hingga 10 pasang per hari, disesuaikan dengan kebutuhan dan pesanan yang masuk. Pemasaran pun mulai merambah ranah digital melalui Tokopedia di toko Rutira Bimker Rutan I Tangerang, dengan harga jual antara Rp120.000 hingga Rp200.000.
Irhamuddin menambahkan bahwa program ini tidak sekadar memberikan pelatihan keterampilan, tetapi juga memulihkan rasa percaya diri warga binaan.
“Kami ingin mereka kembali ke masyarakat bukan sebagai beban, tetapi sebagai individu yang siap berkarya, memiliki kompetensi, dan mampu menata hidup baru dengan lebih baik,” tegasnya.
Kehadiran Sepatu Rutira menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di Rutan Kelas I Tangerang mampu mencetak karya produktif, kreatif, dan bernilai ekonomi. Inovasi ini juga membuka peluang usaha dan memberi harapan baru bagi warga binaan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat tanpa dibatasi masa lalu.












