Menu
Jendela Informasi Rakyat

Persatuan Ormas Rajeg, Redam Kericuhan Akibat Pengeroyokan Ustadz di Pandeglang

  • Bagikan
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG, (JN) – Persatuan organisasi masyarakat (Ormas) se-Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, gelar deklarasi damai, Kamis (4/4/2024). Deklarasi ini digelar menyusul terjadinya swiping di Serang dan Pandeglang pasca pengeroyokan salah satu ustad oleh oknum karyaean bank keliling dj Baros Serang, beberapa waktu lalu.

Deklarasi damai ini digelar oleh ormas Pemuda Pancasila (PP), BPPKB BANTEN, BADAK BANTEN. Turut hadir Oman Apriaman selaku Camat Rajeg dan Iptu Hajaji, Kapolsek Rajeg.

Para pengurus dan anghota Ormas tersebut menjamin, dengan kejadian tersebut tidak melebar ke semua wilayah khususnya Kecamatan Rajeg. Para pengurus ormas juga mempercayakan penuh kepada petugas penegak hukum untuk menyelesaikan kasus yang terjadi.

“Terkait kericuhan kemarin akibat penganiyaan salah satu ustadz di Baros oleh oknum Bank keliling, kita antisipasi agar tidak terpengaruh dan terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Iptu Hajaji, kepada wartawan.

Keterlibatan para tokoh masyarakat maupun Ormas sangat penting demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Sehingga dapat terciptanya kondusifitas wilayah khususnya Rajeg.

“Saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat Rajeg agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar,” ucapnya.

Penyerangan ini murni oleh oknum Bank Keliling. Tidak ada unsur Sara, apalagi sampai terjadinya penyerangan balik. Itu tidak ada,” tuyupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *