TANGERANG – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang , Sri Panggung Lestari menyoroti kinerja jajaran direksi PT Mitra Kerta Raharja (MKR). Sebab, kontribusi perusahaan plat merah itu dinilai minim untuk daerah.
Hal itu dikemukakan Sri Panggung usai Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang bersama mitra kerja menggelar Rapat Evaluasi Perangkat Daerah Triwulan I Tahun 2025 di salah satu Hotel di Jakarta, Kumat (9/5/2025).
“Berdasarkan pemaparan capaian kinerja dalam rapat tadi, kontribusi PAD dari PT MKR di Triwulan pertama Tahun 2025 ini sangat kecil jauh dari target yang ditetapkan, tidak relevan,” kata Sri Panggung.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, rapat evaluasi digelar untuk mengetahui sejauh mana target yang sudah dicapai oleh mitra kerja Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang.
“Kita ingin mengetahui sejauh mana target yang sudah dicapai, kemudian apa yang sudah dilakukan, target dividen, upaya untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Sri Panggung menilai, minimnya capaian kinerja PT MKR ini disebabkan jajaran direksi yang menjabat tidak mau bekerja keras untuk mengelola dan memajukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut. Padahal, perusahaan ini memiliki potensi pendapatan yang besar.
“Jajaran direksi PT MKR harus fokus untuk meningkatkan kinerjanya sehingga berpengaruh terhadap naiknya pendapatan. PT MKR juga harus segera memiliki Direktur Utama definitif,” imbuhnya.
Ketua Bada Kehormatan DPRD Kabupaten Tangerang ini menegaskan bahwa dalam waktu dekat Komisi III akan kembali memanggil jajaran direksi PT MKR dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk evaluasi menyeluruh.
Kata Sri Panggung, evaluasi ini dilakukan agar perusahaan milik daerah tersebut bisa lebih produktif dan inovatif dalam mencapai target-target kerja. BUMD dituntut untuk mampu meningkatkan sumber PAD yang nanti digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Tentunya, kita berharap BUMD ini produktif dan sehat, dapat menjadi sumber penghasilan bagi PAD kita, makanya kita awasi kinerja mereka,” pungkasnya.












