Mengatasi Permasalahan Food Waste, ANGO Ventures Beri Dukungan Pada Startup Surplus

  • Bagikan

JAKARTA, (JN) – ANGO Ventures, social impact venture mendukung Startup Surplus untuk mengatasi permasalahan food waste. Impact Investing yang dilakukan ini didasarkan sebagai aksi perwujudan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) dalam meningkatkan kesadaran akan lingkungan.

Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pembiasaan diri menjadi salah satu upaya penting untuk mengurangi food waste di Indonesia.

Food waste masih menjadi isu yang perlu untuk diatasi terutama di Indonesia. Tingginya sampah makanan ini dikarenakan masih rendahnya edukasi tentang food waste di masyarakat dan juga belum maksimalnya dukungan terhadap peretasan isu ini. Berdasarkan data United Nations Environment Programme (UNEP) per tahun 2021, Indonesia menduduki peringkat pertama dengan produksi sampah makanan terbanyak di ASEAN yaitu mencapai 20,93 ton per tahun.

Total Sampah Makanan Negara-Negara ASEAN per Tahun 2021

Salah satu penyebab yang banyak terjadi yaitu makanan yang terbuang setiap harinya dari prasmanan pada suatu acara atau makanan yang tidak terjual di restoran. Keresahan ini pun yang membuat Surplus menyadari makanan berlebih yang masih layak dikonsumsi tidak seharusnya dibuang begitu saja, namun bisa dijual kembali dengan menciptakan layanan (aplikasi) yang memudahkan proses tersebut sebagai solusi terdepan. Pelanggan dapat menikmati makanan favoritnya dengan harga yang menguntungkan. Selain itu strategi Surplus yaitu mengajak anak-anak muda untuk berkontribusi dalam mengkampanyekan gerakan mengurangi food waste dengan membuat konten di sosial media agar lebih menarik.

ANGO Ventures sebagai social impact venture, sangat mendukung pelaku usaha yang peduli dengan lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan dengan melakukan pendanaan serta bimbingan dalam menjalankan bisnisnya. Peluang investasi ini diharapkan dapat memberikan environmental impact di Indonesia.

Impact investing ini pun dilakukan bukan hanya sekadar menawarkan keuntungan finansial tetapi sejalan juga dengan kesadaran lingkungan. Selain itu juga sebagai aksi perwujudan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu mengurangi separuh limbah pangan global per kapita di tingkat ritel dan konsumen serta mengurangi kehilangan pangan di sepanjang rantai produksi dan pasokan, termasuk kerugian pasca panen. Permasalahan food waste adalah permasalahan bersama yang perlu dituntaskan.

Dengan hadirnya Surplus, ANGO Ventures percaya investasi yang dilakukan bisa berdampak dan akan tumbuh secara eksponensial dalam beberapa waktu ke depan. Cara filantropis beramal bukan lagi satu-satunya cara untuk membuat perbedaan. Social impact investing diperkirakan dapat membuat perubahan positif. (

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *