Menu
Jendela Informasi Rakyat

Jelang Ramadan, Harga Cabai Tembus Rp110 Ribu, Apa Kabar Gerakan Pangan Murah?

  • Bagikan
Oplus_131072
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG,- Harga Cabai di pasaran Kabupaten Tangerang menjelang ramadan merangkak naik hingga Rp110 ribu per kilogram, Kamis (27/2/2025).

“Cabai rawit setan. Hari ini sudah tembus 110 ribu per kilogram, ” ungkap Suhaeni (35), salah seorang Ibu Rumah Tangga di Pasar Cikupa.

Kata Suhaeni kenaikan harga cabai sudah mulai terjadi sejak tiga hari yang lalu. “Tiga hari lalu masih 80 ribu sampai 90 ribu per kilo. Tadi yang beli sudah naik menjadi Rp110 ribu, ” tukasnya.

Selain harga cabai, harga kelapa parut juga mengalami kenaikan per butirnya. “Biasa delapan ribu, saat ini sudah 12 ribu per butirnya, ” tukasnya.

Selain itu, harga telur ayam juga merangkak naik menjadi Rp30 ribu per kilogram dari Rp28 ribu per kilogram.

Sementara itu, pada Rabu (26/2/2025) Pemkab Tangerang menggelar operasi pasar murah bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-alun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja.

 

Sebanyak 1.000 paket sembako berupa gula, beras dan tepung terigu dengan harga per paket Rp52. 000. Harga tersebut diklaim lebih murah dari pasaran dengan harga Rp92. 000.

“Operasi pasar Gerakan Pangan Murah ini kami gelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan. Program ini akan digelar di seluruh Kecamatan secara bertahap, ” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *