Menu
Jendela Informasi Rakyat

Ingin Lanjutkan Sekolah, Anak Yatim di Tigaraksa ini Malah Ditolak MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang

  • Bagikan
Oplus_131072
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG, (JN) – Seorang anak yatim termenung dan terlihat putus asa saat mengetahui niat untuk bersekolah di MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang kandas.

AUR seorang anak yatim warga Kecamatan Tigaraksa, terancam gagal melanjutkan sekolah. Ia tidak diterima lantaran dinilai gagal mengikuti tes di MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang gelombang pertama pada penerimaan siswa baru tahun 2024.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang Endang Kurnia yang mengupayakan dan turut membantu AUR untuk masuk ke MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang mengaku kecewa dan mengecam ,  keras panitia pelaksana seleksi penerimaan siswa baru di MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang tersebut.

Padahal, kata Endang, AUR salah satu anak yatim yang seharusnya mendapat pertimbangan dari pihak sekolah. Terlebih domisili anak yatim tersebut tidak jauh dari MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang.

“Kami mengutuk keras peristiwa penolakan anak yatim-piatu masuk di sekolah milik kementrian agama tersebut. Seharusnya, anak yatim mendapat perhatian khusus,” kata Endang kepada Media, Jumat (3/5/2024)

Menurut Endang, pihak sekolah seharuanga melihat sisi lain calon siswa yang akan mereka tetapkan sebagai calon siswa. Oleh karena itu, dia meminta Kementerian Agama Provinsi Banten melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang khususnya MA Negeri 1 Kabupaten Tangerang.

“Ini peristiwa kedua, setelah beberapa tahun lalu terjadi hal yang sama. Padahal, anak yatim wajib menjadi prioritas utama. Agar, mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak nantinya, ” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *