Menu
Jendela Informasi Rakyat

Gelar Aksi Solidaritas Untuk Korban Kecelakaan, GMNI Desak Copot Kadishub dan Kasat Pol PP

  • Bagikan
Oplus_0
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang menggelar aksi solidaritas di bunderan Bugel, Tigaraksa, Kamis (17/10/2024).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan dan bela sungkawa terhadap korban kecelakaan meninggal dunia akibat terlindas dump truk yang melanggar jam operasional pada Sabtu

Ketua GMNI Kabupaten Tangerang Endang Kurnia mengatakan, selain sebagai bentuk solidaritas terhadap korban kecelakaan, aksi ini juga merupakan kritik terhadap Peraturan Bupati (Perbub) No. 12 Tahun 2022 tentang pengaturan jam operasional angkutan khusus kendaraan tambang di wilayah tersebut.

GMNI menilai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang telah gagal menegakan Perbup dalam melindungi masyarakat.

“Untuk itu kami mendesak agar Kadishub dan Kasat Pol PP Kabupaten Tangerang dicopot karen tidak becus mengamankan kebijakan Perbup Nomor 12 Tahun 2022, ” kata Endang.

Dalam aksi solidaritas itu, mahasiswa menggelar doa bersama, menyalakan lilin, menabur bunga sebagai simbol bela sungkawa atas tragedi yang menimpa tewasnya pasangan suami-isteri serta mengakibatkan seorang anak luka.

Selain menuntut Kadishub dan Kasat Pol PP dicopot dari jabatannya, GMNI juga mendesak Pemkab Tangerang untuk bertanggung jawab membiayai anak dari pasangan suami istri korban kecelakaan akibat tertabrak dump truk pelanggar Perbup.

“Akibat insiden itu anak tersebut menjadi yatim piatu. Kami mendesak Pemkab Tangerang harus bertanggung jawab, terutama untuk biaya pendidikan anak tersebut hingga jenjang kuliah,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *