Menu
Jendela Informasi Rakyat

Tombelor, Camilan Khas Kresek Jadi Buruan di Bazar Ramadan Pemkab Tangerang

  • Bagikan
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG, (JN) – Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tangerang di Gedung Serba Guna (GSG), Kamis (12/3/2026), diserbu masyarakat. Sebanyak 12.000 paket sembako murah yang disediakan ludes hanya dalam hitungan jam.

Selain paket sembako, bazar Ramadan tahun ini juga diramaikan berbagai kuliner khas dari sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang. Salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah tombelor, camilan tradisional khas Kecamatan Kresek yang banyak diburu warga untuk takjil berbuka puasa.

Tombelor merupakan makanan berbahan dasar tepung beras yang dicampur gula dan santan. Meski tampilannya berwarna putih polos, rasa manisnya berasal dari isian gula di bagian tengahnya, sehingga saat disantap memberikan sensasi manis dan legit yang khas.

“Walaupun terlihat putih, ketika dimakan rasanya manis karena di bagian tengahnya dibubuhi gula. Gula yang digunakan bisa gula putih ataupun gula merah, sehingga rasanya legit dan cocok untuk takjil berbuka puasa,” ujar Dewi, Ketua Kelompok UP2K Kecamatan Kresek.

Dewi menjelaskan, tombelor yang dijual di bazar Ramadan ini diproduksi oleh kelompok UMKM yang tergabung dalam UP2K bersama para ibu-ibu PKK dari sejumlah desa di Kecamatan Kresek. Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan langsung dari Camat Kresek.

Menurutnya, kehadiran bazar Ramadan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM lokal, khususnya bagi produsen tombelor yang selama ini menjadi salah satu kuliner khas daerah tersebut.

“Di bazar Ramadan ini kami membawa sekitar 50 box tombelor. Alhamdulillah semuanya laris manis dan habis dalam beberapa jam saja. Memang setiap bulan Ramadan omzet biasanya meningkat,” katanya.

Sementara itu, Camat Kresek, Eka Fathussidki, menyampaikan pihaknya akan terus mendorong produk UMKM lokal agar semakin dikenal luas hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.

“Kami akan terus mendukung UMKM Kresek agar bisa naik kelas. Tombelor ini bukan hanya makanan khas, tetapi juga sudah menjadi identitas daerah. Bahkan motif tombelor juga digunakan dalam batik yang dipakai oleh pegawai di lingkungan Pemkab Tangerang,” jelas Eka.

Ia berharap, melalui berbagai kegiatan seperti bazar Ramadan, produk kuliner khas daerah dapat semakin dikenal masyarakat luas sekaligus meningkatkan perekonomian pelaku UMKM lokal.

Penulis: Edi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *