Jendela Informasi Rakyat

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, DPRD Soroti Pembangunan yang Berdampak bagi Masyarakat

  • Bagikan

TANGERANG, (JN) – DPRD Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang, Selasa (13/10/2026). Mengusung tema “Terus Bergerak, Semakin Berdampak”, peringatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.

Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud memimpin sidang yang dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, tokoh masyarakat, serta alim ulama.

Dalam sambutannya, Muhamad Amud menegaskan, usia 394 tahun merupakan momentum untuk mengenang perjalanan sejarah daerah sekaligus menghargai jasa para pendahulu.

Menurutnya, tema tahun ini mengandung pesan agar pembangunan tidak berhenti pada pencapaian administratif dan angka statistik. Setiap program harus menghasilkan perubahan positif yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

“Pembangunan Kabupaten Tangerang harus senantiasa bergerak maju, tidak berhenti pada berbagai capaian yang telah diraih, tetapi harus menghadirkan perubahan positif dan manfaat nyata,” kata Amud.

Ia juga mengapresiasi sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Tangerang. Di antaranya, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 18 kali berturut-turut, prestasi pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten, serta Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-23 tingkat Provinsi Banten.

Selain itu, Kabupaten Tangerang meraih penghargaan dalam kategori digitalisasi transaksi pemerintah daerah, ekonomi kreatif, perlindungan pekerja rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta program Beasiswa Tangerang Gemilang.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memaparkan perkembangan indikator makro pembangunan daerah.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang meningkat dari 5 persen pada 2024 menjadi 5,67 persen pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mencapai 76,74.

Di sektor ketenagakerjaan, sebanyak 306.000 warga diklaim terserap ke dunia kerja selama periode Februari 2025 hingga September 2026. Sementara itu, realisasi investasi daerah mencapai Rp29,04 triliun hingga semester I 2026.

Maesyal juga memaparkan pelaksanaan program PRIMA atau Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart. Program tersebut mencakup percepatan layanan administrasi kependudukan di 29 kecamatan serta pengoperasian Mobile Training Unit untuk pelatihan kerja.

Pemerintah daerah juga membentuk 274 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dengan dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR sebesar Rp27,4 miliar.

Di bidang pemenuhan gizi, pemerintah daerah mencatat 316 titik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang turut melibatkan relawan setempat.

Sementara itu, di sektor kesehatan, pemerintah mengklaim telah merealisasikan Cek Kesehatan Gratis bagi 1,8 juta jiwa serta menjalankan upaya penanganan tuberkulosis (TBC) dan stunting.

Pada sektor pendidikan, Pemkab Tangerang memperluas cakupan sekolah gratis bagi 37.562 siswa dan membangun 150 Asrama Pondok Pesantren (Aspontren).

Meski berbagai indikator menunjukkan perkembangan positif, Maesyal mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, keberhasilan pembangunan harus diukur dari manfaat yang diterima masyarakat, terutama kelompok yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

“Angka-angka tersebut adalah gambaran kemajuan, namun bukan alasan untuk berpuas diri, karena di baliknya masih ada masyarakat yang memerlukan penghasilan layak, anak-anak yang membutuhkan pendidikan bermutu, dan warga yang mengharapkan pelayanan yang cepat dan adil,” ujar Maesyal.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan indikator ekonomi. Pemerataan kesejahteraan, akses pendidikan, kesempatan kerja, dan kualitas pelayanan publik juga menjadi pekerjaan yang harus terus diselesaikan.

Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang. Ia mengapresiasi perkembangan daerah serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

“Dirgahayu Kabupaten Tangerang ke-394, terus bergerak semakin berdampak. Tema ini menunjukkan semangat seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus melangkah menghadapi tantangan dan peluang baru,” tutur Andra Soni.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Peringatan HUT ke-394 Kabupaten Tangerang pun menjadi momentum untuk memperkuat arah pembangunan daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai capaian dan program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang merata.

Penulis: EDI
  • Bagikan
Exit mobile version