Menu
Jendela Informasi Rakyat

Lampu PJU di Lokasi Kecelakaan Maut Santri Al Hasaniah Mati Akibat Kabelnya Dicuri

  • Bagikan
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG – Ratusan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang mati akibat kabel nya dicuri orang tak dikenal, sehingga sejumlah ruas jalan di wilayah tersebut gelap gulita saat dilintasi pada malam hari.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten  Tangerang, Achmad Taufik dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang Gabungan, Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Rabu, (7/5/2025).

“Sekitar 4.000 meter lebih kabel PJU hilang dicuri orang tak dikenal, sehingga sebanyak 107 PJU di ruas Jalan di wilayah Teluk Naga itu padam,” kata Taufik.

Ia mengaku bahwa pihaknya baru mengetahui  kabel PJU sepanjang 4.000 meter itu hilang ketika terjadinya tragedi kecelakaan maut yang merenggut nyawa Ilyas Nurul Haq, seorang santri Al Hasaniah, akibat terlindas truk tanah proyek PIK 2 di Jalan Raya Teluk Naga, persisnya di Desa Bojong Renged, pada Jumat dini hari, 2 Mei 2025 lalu.

“Ketika dicek, sejumlah PJU tersebut mati karena kabelnya tidak ada,” ujar Taufik disela-sela RDP.

Selain Dishub, RDP tersebut turut dihadiri oleh rombongan Polri dari Polres Metro Tangerang Kota dan sejumlah perwakilan Aktivis yang menamakan diri Forum Mahasiswa Tangerang Utara serta sejumlah Instansi pemerintah seperti Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air atau DBMSDA.

Sedangkan, dari pihak DPRD Kabupaten Tangerang tampak hadir Ketua Komisi 1 Mahfud Fudianto, Ketua Komisi 2 Saepudin dan Ustur Ubadi Ketua Komisi IV serta sejumlah Anggota DPRD.

Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang, Saepudin mengatakan, poin pembahasan rapat lintas sektor itu antara lain mengulas soal kondisi infrastruktur jalan raya yang dalam kondisi kurang baik serta minimnya lampu PJU diduga turut menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan maut yang merenggut nyawa Ilyas.

“RDP ini kita laksanakan menindaklanjuti aduan teman-teman mahasiswa terkait kecelakaan maut yang terjadi di jalan Teluk Naga,” ujarnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *