Menu
Jendela Informasi Rakyat

Bangun Generasi Berkarakter, Dindik Tangerang Luncurkan Ekstrakulikuler Keputrian di Hari Kartini

  • Bagikan
Oplus_131072
src="https://farm3.staticflickr.com/2865/9425612899_a28c5f97c6_o.jpg" alt="banner 468x60" title="banner 468x60" width="468" height="60" loading="lazy" />

TANGERANG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, meluncurkan Ekstrakurikuler Keputrian di tingkat Sekolah Dasar (SD), baik negeri maupun swasta.

Peluncuran program Ekstrakurikuler keputrian itu bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Senin (21/4/2025).

“Ekstrakulikuler keputrian ini diinisiasi oleh  Dinas Pendidikan, untuk meningkatkan sumber daya perempuan yang berkarakter” kata Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah usai membuka acara peluncuran Ekstrakulikuler Keputrian di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa.

Menurut Intan, ekstrakurikuler keputrian merupakan program yang memberikan pembelajaran tentang kemampuan, bakat dan minat bagi siswa/siswi di sekolah sehingga terbentuk SDM yang memiliki bakat dan beradab.

Ekstrakurikuler keputrian ini akan diterapkan di seluruh tingkat sekolah dasar yang ada di Kabupaten Tangerang, baik di tingkat negeri maupun swasta dengan total jumlah sebanyak 1.048 sekolah.

“Jadi untuk penekanannya di kelas 5 dan kelas 6. Karena persiapan mereka ke jenjang di sekolah tinggi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Dadan Gandana menambahkan bahwa program ekstrakurikuler keputrian ini penting dihadirkan untuk membangun peran perempuan sejak dini.

Hal tersebut perlu diupayakan untuk memberikan tempat berkarya bagi seluruh siswa perempuan yang berkarakter dan beradab.

“Karena memang saat ini transformasi pendidikan kecakapan seperti itu sudah mulai hilang. Sudah mulai hilang oleh karena itu kita ingin coba membangun kembali bagaimana perempuan-perempuan kita nanti yang akan datang bisa memiliki kemampuan kecakapan yang mumpuni, memiliki wawasan, pengetahuan terhadap kewanitaan mereka,” tuturnya.

Menurut Dadan, dalam pembentukan pendidikan melalui ekstrakurikuler keputrian ini telah melalui kajian dan diskusi panjang bersama ahli. Sehingga, program tersebut sudah layak untuk diterapkan di seluruh satuan pendidikan yang ada.

“Kemudian kita meramu bersama-sama dengan mereka apakah saja yang diperlukan bagi anak-anak putri kita ini untuk persiapan masa depan mereka. Itulah yang kita uruskan,” tandasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *